Secara tradisional, Gordang Sambilan dibuat dari Bahan Dasar alami yang dipilih dengan cermat. Material utamanya adalah kayu ingul, sejenis kayu hutan yang dikenal sangat kuat dan tidak mudah pecah. Pemilihan bahan ini adalah kunci untuk menciptakan alat musik yang otentik dan memiliki kualitas terbaik, melambangkan kearifan lokal.
Kayu ingul dipilih karena karakteristiknya yang istimewa. Kayu ini memiliki serat padat yang membuatnya sangat kokoh. Kualitas fisiknya ini tidak hanya menjamin daya tahan gendang, tetapi juga mempengaruhi akustiknya. Setiap serat kayu berkontribusi pada resonansi, menghasilkan getaran yang kaya dan dalam.
Kombinasi kayu ingul dan kulit hewan yang menjadi membran gendang menciptakan suara yang khas. Gendang-gendang ini menghasilkan nada yang berbeda-beda, dari bass yang bergemuruh hingga melodi yang nyaring. Kualitas suara ini merupakan alasan utama mengapa Gordang Sambilan menjadi alat musik yang sakral dan ikonik.
Faktor ketahanan juga menjadi pertimbangan utama. Kayu ingul dikenal tahan terhadap perubahan cuaca dan kelembapan, menjadikannya bahan ideal untuk alat musik yang sering digunakan dalam upacara di luar ruangan. Ketahanan ini memastikan Gordang Sambilan dapat diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain kayu, kulit gendang juga merupakan Bahan Dasar krusial. Secara tradisional, kulit kerbau atau sapi digunakan. Kulit ini diproses melalui ritual khusus untuk mencapai ketegangan yang sempurna. Perpaduan antara kayu dan kulit ini menciptakan timbre yang unik.
Pemilihan Bahan Dasar ini bukan hanya tentang fungsi, tetapi juga memiliki makna spiritual. Proses pembuatannya seringkali disertai ritual dan doa, sebagai bentuk penghormatan terhadap alam. Ini menunjukkan hubungan erat antara masyarakat Mandailing dengan lingkungan dan warisan leluhur.
Hingga kini, para pengrajin masih mempertahankan tradisi menggunakan Bahan Dasar asli untuk membuat Gordang Sambilan yang otentik. Meskipun ada beberapa inovasi, mereka percaya bahwa keaslian bahan adalah kunci untuk mempertahankan jiwa dan suara dari alat musik ini.
Kombinasi Bahan Dasar yang dipilih dengan bijak, seperti kayu ingul, adalah rahasia di balik kekuatan dan ketahanan Gordang Sambilan. Ini adalah cerminan dari kecerdasan dan penghormatan leluhur terhadap alam. Setiap pukulan gendang adalah bukti nyata warisan budaya yang tak lekang oleh waktu.