Pantauan terkini pada malam H-2 Lebaran, Sabtu (17/5/2025), menunjukkan bahwa jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon masih mengalami kepadatan arus lalu lintas yang sangat signifikan. Volume kendaraan pemudik, terutama yang menuju arah kota-kota di Jawa Tengah, terus mengalami peningkatan yang cukup pesat. Kondisi Pantura Cirebon malam H-2 Lebaran ini secara jelas mengindikasikan bahwa puncak arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri masih terus berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang berarti.
Kepadatan kendaraan di jalur utama Pantura Cirebon didominasi oleh kendaraan pribadi berbagai jenis dan juga oleh para pemudik yang menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi menuju kampung halaman. Antrean panjang kendaraan terlihat di beberapa titik krusial, terutama di sekitar persimpangan lampu merah yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas dan juga di area pasar tumpah yang seringkali memperlambat laju kendaraan. Meskipun demikian, petugas kepolisian yang berjaga di sepanjang jalur terus berupaya maksimal untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap bergerak meskipun dengan kecepatan yang relatif rendah. Situasi Pantura Cirebon padat pemudik ini tentunya memerlukan kesabaran ekstra dari para pengendara yang sedang dalam perjalanan mudik.
Pihak kepolisian resor Cirebon telah memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas yang situasional, seperti penerapan sistem contraflow di beberapa titik yang mengalami kepadatan terparah untuk mencoba mengurai penumpukan kendaraan. Namun, tingginya volume kendaraan yang terus bertambah dari arah Jakarta dan sekitarnya menuju Jawa Tengah membuat arus mudik Pantura Cirebon tetap padat dan bergerak lambat. Para pemudik diimbau dengan sungguh-sungguh untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, menjaga kondisi fisik agar tetap prima, serta mematuhi segala arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Kondisi Pantura Cirebon malam ini juga mencerminkan bahwa sebagian besar pemudik memilih waktu keberangkatan yang mendekati hari raya Idul Fitri, kemungkinan untuk menghindari kemacetan yang lebih parah pada hari-hari sebelumnya. Fenomena ini menyebabkan penumpukan kendaraan yang signifikan meskipun berbagai persiapan dan imbauan telah dilakukan oleh pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya. Para pemudik disarankan untuk terus memantau informasi lalu lintas terkini melalui berbagai sumber yang terpercaya sebelum melanjutkan perjalanan agar dapat mengantisipasi potensi kemacetan dan memilih jalur alternatif jika memungkinkan.