Keresahan pedagang di Pasar Lama Jatim akibat aksi pemalakan akhirnya berakhir. Pihak kepolisian berhasil melakukan penangkapan terhadap Polisi Tangkap preman yang memalak pedagang daging di area pasar tersebut. Tindakan sigap aparat ini disambut baik oleh para pedagang dan masyarakat, menunjukkan komitmen polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberantas praktik premanisme yang meresahkan.
Penangkapan Polisi Tangkap preman yang memalak ini bermula dari laporan beberapa pedagang yang sudah tidak tahan dengan ulah pelaku. Modus operandinya beragam, mulai dari meminta uang keamanan secara paksa, mengganggu pembeli, hingga mengancam jika permintaan tidak dituruti. Aksi pemalakan ini tentu saja merugikan pedagang dan menciptakan suasana tidak nyaman di lingkungan pasar.
Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan awal, tim gabungan dari kepolisian segera bergerak. Petugas melakukan pengintaian di sekitar Pasar Lama Jatim. Dengan bukti yang cukup kuat, polisi tangkap preman tersebut di lokasi kejadian, tepat saat pelaku sedang beraksi memalak pedagang daging. Pelaku tak bisa mengelak dan langsung digelandang ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut.
Identitas pelaku yang berhasil ditangkap belum dirilis secara detail, namun pihak kepolisian memastikan bahwa ia adalah target operasi yang telah lama dicari. Dengan ditangkapnya preman yang memalak ini, diharapkan akan memberikan efek jera tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi oknum-oknum lain yang berniat melakukan praktik serupa. Keamanan pasar adalah prioritas.
Kapolres setempat menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk premanisme dan pungutan liar. Ia mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang, untuk tidak takut melaporkan jika menjadi korban pemalakan atau tindakan kriminal lainnya. Kerahasiaan pelapor akan dijamin, dan polisi tangkap preman yang meresahkan akan terus dilakukan.
Keberhasilan penangkapan preman ini merupakan langkah positif dalam menciptakan lingkungan pasar yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Pasar adalah roda penggerak ekonomi rakyat, dan keamanannya harus terjamin agar aktivitas jual beli dapat berjalan lancar. Semoga langkah ini menjadi awal dari Pasar Lama Jatim yang bebas dari premanisme dan praktik pungutan liar.